Skip to content

Fiksi Capres-Cawapres di Media

Hasil Pemantauan Berita Pemilu di Media Cetak
Periode 16-26 Juni 2009
Institut Studi Arus Informasi (ISAI)

Pemberitaan media massa tentang capres-cawapres diharapkan dapat membuat masyarakat atau pemilih mengenal sosok pemimpin yang akan mereka pilih. Informasi-informasi yang disampaikan media dapat menjadi pembuka tabir yang menyelubungi sosok capres-cawapres. Dengan demikian, masyarakat mendapat informasi yang memadai yang beguna untuk menentukan pilihan dengan benar. Informasi tentang sosok capres-cawapres di media semakin penting ketika lebih 90% masyarakat menggantungkan diri pada media massa baik cetak maupun elektronik untuk mendapatkan informasi pemilu.

Asumsi yang dapat dibangun di sini adalah semakin sering masyarakat mendapat informasi tentang capres-cawapres dari media, akan semakin mengenal siapa sesungguhnya capres-cawapres tersebut. Tapi asumsi di atas harus diubah menjadi semakin sering mendapat informasi capres dan cawapres dari masyarakat semakin jelas, atau justru sebaliknya semakin kebingungan.

Demikian hasil pemantauan pemberitaan pemilu di media cetak yang dilakukan ISAI 16-26 Juni 2009. Pemantauan dilakukan terhadap pemberitaan Kompas, Indo Pos, Seputar Indonesia, Jurnal Nasional, Rakyat Merdeka, Suara Karya, Media Indonesia, Koran Tempo, Suara Pembaruan, Sinar Harapan, Majalah Tempo, dan Majalah Gatra. Selama periode pemantauan ini ditemukan 2551 berita tentang pilpres.

(Materi selengkapnya, di attachment dalam format PDF)

AttachmentSize
ISAI_Media Watch_Cetak_16-26 Juni 2009.pdf208.41 KB