Skip to content

Mayjen TNI Purn Gleny Kairupan

Gerindra, Dapil Sulut, Akmil 1973

Gleny Kairupan adalah tipikal perwira intelijen. Pernah menjabat sebagai Komandan Detasemen Intel Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat (Kostrad), dan sempat bertugas di Filipina sebagai perwira intelijen, saat krisis politik di Manila sedang mencapai puncaknya, yang berujung dengan penggulingan Presiden Marcos.

Bila namanya kurang dikenal, memang itu sebagai cara untuk melancarkan tugas-tugasnya intelijennya dulu. Mungkin Gleny sendiri juga sengaja membatasi penampilan dirinya, mengingat latar belakangnya sebagai warga keturunan, yang di masa lalu (baca: Orde Baru) merupakan isu sensitif. Termasuk dalam hal kepangkatan, derajat perwira tinggi diraihnya di lingkungan yang kurang publisitas, yakni sebagai pengajar di Lembaga Ketahanan Nasional, hingga masa dinas militernya berakhir.

Bagi yang akrab dengan isu Timor Timur di masa lalu, nama Gleny tidak bisa diabaikan, Dia termasuk perwira yang banyak bertugas di Timor Timur. Ia sempat menempati pos Wakil Komandan Korem 164/WD (kini sudah dilikuidasi). Setelah itu dipindah sebagai Komandan Korem di Salatiga. Dalam penugasan yang relatif singkat di Salatiga (enam bulan), dia banyak berhubungan dengan kalangan kampus UKSW. Tentu bukan tanpa alasan, karena banyak mahasiswa UKSW yang berasal dari Timor Timur, dan sebagian diantaranya aktif dalam gerakan pro-kemerdekaan

Bila kemudian bergabung dengan Gerindra, sebenarnya bukan sesuatu yang luar biasa, bahkan kini Glenny juga menjadi Ketua DPD Gerindra Sulawesi Utara, selain menjadi calon anggota legislatif. Sejak di Akademi Militer, Glenny sudah berteman dekat dengan Prabowo (Ketua Partai Gerindra), karena kebetulan mereka sekelas. Dari segi emosional, Prabowo merasa ada kedekatan dengan Sulawesi Utara, mengingat ibunya berdarah Kawanua. Dan lagi antara Prabowo dan Glenny ada ikatan khusus, yang berbau historis dan kultural, yang secara informal biasa disebut sebagai “Paguyuban Permesta”. Karenanya, Prabowo mempercayakan Sulawesi Utara kepada sahabatnya Glenny Kairupan, mengingat Sulawesi memiliki arti khusus bagi Prabowo. ***