| KPU | | | Bawaslu | | | Partai Politik | | | Pemantau | | | Kandidat | | | Pemilih | | | Media Massa | | | Lembaga Survei | | | Mahkamah Konstitusi |
| KPU | | | Bawaslu | | | Partai Politik | | | Pemantau | | | Kandidat | | | Pemilih | | | Media Massa | | | Lembaga Survei | | | Mahkamah Konstitusi |
Rabu, 8 April 2009
JAKARTA, [KANALPEMILU.NET] -- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta semua kepala daerah mewaspadai isu kecurangan dan kekacauan yang akan terjadi pada pelaksanaan pemungutan suara besok. Hal tersebut disampaikan Presiden Yudhoyono dalam perbincangan jarak jauh atau teleconference dengan para kepala daerah. Saat ini kata Presiden Yudhoyono muncul isu pemilu berlangsung curang. Padahal pemerintah bersama DPR telah membangun sistem pemilu yang baik
“Namun demikian karena ini sudah menjadi isu, kalau kita berpikir positif, maka solusinya adalah satu, kita cegah bersama-sama, jangan sampai betul-betul ada kecurangan. Jangan mau provinsi saudara, provinsi manapun dianggap pemilu yang ada di daerah saudara curang. Akan tercoreng harga diri, kehormatan, pemilu diprovinsi A, B, C dianggap curang,” kata Susilo Bambang Yudhoyono.
Laporan kesiapan pelaksanaan Pemilu di daerah disampaikan oleh tujuh kepala daerah, yaitu dari Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Bali, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan dan Papua. Dalam laporannya, para gubernur mengklaim semua logistik pemilu telah tiba di tempat pemungutan suara, dan pemilu legislatif siap dilaksanakan serentak di seluruh wilayah. [KBR68h]