| KPU | | | Bawaslu | | | Partai Politik | | | Pemantau | | | Kandidat | | | Pemilih | | | Media Massa | | | Lembaga Survei | | | Mahkamah Konstitusi |
| KPU | | | Bawaslu | | | Partai Politik | | | Pemantau | | | Kandidat | | | Pemilih | | | Media Massa | | | Lembaga Survei | | | Mahkamah Konstitusi |
Rabu 15 April 2009
JAKARTA (KANAL PEMILU.NET) – Banyaknya pihak yang tidak puas dengan hasil pemilu legislatif 2009, termasuk kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang dinilai tidak profesional dan akuntabel membuat pihak kepolisian melakukan pengamanan superketat terhadap gedung KPU.
Di internal KPU sendiri misalnya, sudah ada pengumuman yang melarang karyawannya untuk tidak memarkirkan kendaraannya baik itu kendaraan dinas maupun kendaraan pribadi di halaman gedung KPU. Halaman gedung KPU yang biasanya digunakan sebagai lahan parkir kendaraan karyawan dan tamu, mulai sekarang sudah dipenuhi oleh kawat berduri.
Menurut Suripto Bambang Setiyadi, hal ini untuk mengantisifasi kejadian-kejadian yang tidak terduga seperti penyerangan gedung KPU beserta fasilitasnya oleh kelompok-kelompok yang tidak puas dengan hasil pemilu. “Massa yang mengatasnamakan apa saja bisa datang ke gedung KPU. Pengosongan lahan tersebut dimaksudkan untuk mengantisifasi adanya tindakan yang tidak bertanggung jawab yang akan menciptakan keributan saat penghitungan suara oleh KPU,” kata Sekretaris Jendral KPU ini kepada wartawan di gedung KPU Jakarta, rabu 15 April 2009.
Pengosongan halaman gedung KPU dari berbagai kendaraan, rencananya akan dimulai hari ini Rabu 15 April 2009. (Leli Qomarulaeli)