| KPU | | | Bawaslu | | | Partai Politik | | | Pemantau | | | Kandidat | | | Pemilih | | | Media Massa | | | Lembaga Survei | | | Mahkamah Konstitusi |
| KPU | | | Bawaslu | | | Partai Politik | | | Pemantau | | | Kandidat | | | Pemilih | | | Media Massa | | | Lembaga Survei | | | Mahkamah Konstitusi |
Rabu, 11 Maret 2009
JAKARTA [KANALPEMILU.NET] - PDI Perjuangan mendapat Penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) terkait kontrak politik bagi para calegnya. Ketua MURI Jaya Suprana mengatakan kontrak politik yang dilakukan PDI Perjuangan dan didukung seluruh kadernya memiliki nilai edukasi dan terobosan politik tinggi. Dengan demikian kata Jaya Suprana PDI Perjuangan layak dianugerahi sebagai partai politik pertama yang berani membuat kontrak politik itu. Pasalnya, selama ini partai politik peserta pemilu kerap mengobral janji untuk pemenangan pemilu. Janji itu kata Jaya Suprana tak terikat dan sulit untuk ditagih.
PDI Perjuangan membuat kontrak politik dengan target dan sanksi yang terukur, yaitu jika target tak tercapai anggota DPR RI PDI Perjuangan periode 2009-2014 dilarang mencalonkan diri kembali pada Pemilu 2014. Kontrak politik ini pun ditandatangani oleh ratusan caleg PDI Perjuangan. [KBR68h]