| KPU | | | Bawaslu | | | Partai Politik | | | Pemantau | | | Kandidat | | | Pemilih | | | Media Massa | | | Lembaga Survei | | | Mahkamah Konstitusi |
| KPU | | | Bawaslu | | | Partai Politik | | | Pemantau | | | Kandidat | | | Pemilih | | | Media Massa | | | Lembaga Survei | | | Mahkamah Konstitusi |
Kamis, 5 Maret 2009
JAKARTA [KANALPEMILU.NET] - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menegaskan akan melaksanakan Peraturan Pengganti Undang-Undang (Perpu) Nomor 1 Tahun 2009 tentang Perubahan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Soal Penandaan, meski belum disahkan oleh DPR.
Menurutnya, anggota KPU Sri Nuryanti, Perpu tersebut bisa dilaksanakan oleh KPU walaupun tanpa mendapat persetujuan DPR. ”Kalau sudah ada perppu, sudah bisa dilaksanakan,” ujarnya di Jakarta, Selasa, 3 Maret 2009.
Sri Nuryanti menegaskan bahwa KPU akan segera berkoordinasi dengan seluruh KPU Provinsi, Kabupaten dan Kota seluruh Indonesia terkait perubahan DPT. ”KPU akan melakukan perbaikan rekapitulasi dan pemutakhiran finalisasi DPT yang telah dikeluarkan KPU sebelumnya, karena masih ada pemilih yang ganda maupun yang belum terdaftar,” tambah Sri Nuryanti.
Anggota KPU ini juga menambahkan bahwa dasar penentuan dalam finalisasi DPT pada pemilihan legislatif juga merupakan dasar penentuan yang bisa digunakan dalam penentuan DPT di pemilihan presiden. ”Keduanya memiliki dasar penentuan yang sama, jadi kita juga bisa menggunakannya,” ujarnya. (Leli Qumarulaeli/Mawardi)