| KPU | | | Bawaslu | | | Partai Politik | | | Pemantau | | | Kandidat | | | Pemilih | | | Media Massa | | | Lembaga Survei | | | Mahkamah Konstitusi |
| KPU | | | Bawaslu | | | Partai Politik | | | Pemantau | | | Kandidat | | | Pemilih | | | Media Massa | | | Lembaga Survei | | | Mahkamah Konstitusi |
Selasa, 7 April 2009
JAKARTA [KANALPEMILU.NET] -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengklaim semua persiapan Pemilu 2009 sudah selesai. Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary mengatakan, logistik Pemilu sudah mulai disalurkan ke desa dan kelurahan untuk diteruskan ke tempat pemungutan suara (TPS). KPU Daerah juga sudah diminta memperbaiki daftar pemilih tetap (DPT).
Abdul Hafiz Anshary menambahkan, kemarin seluruh Ketua Panitia Pemungutan Suara (KPPS) sudah menyebarkan surat pemberitahuan terkait hari pemilihan kepada masyarakat yang terdaftar dalam DPT. Menurut ia, masyarakat bisa memilih tanpa membawa surat pemberitahuan, asal memiliki kartu tanda penduduk, KTP dan terdaftar dalam DPT.
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memperkirakan praktek politik uang akan marak sehari
menjelang pemungutan suara. Ketua Bawaslu Nur hidayat Sardini mengaku sudah memerintahkan panwas di daerah untuk mengawasi masalah tersebut. Selain itu panwas juga akan meminta bantuan caleg untuk melaporkan caleg lain yang melakukan politik uang.
Nur hidayat Sardini menambahkan, jika terbukti melakukan politik uang caleg bersangkutan akan dikenai dua pasal sekaligus yakni pasal pelanggaran kampanye dan politik uang. Menurut Sardini, Bawaslu sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk menangani masalah itu. [KBR68h]