| KPU | | | Bawaslu | | | Partai Politik | | | Pemantau | | | Kandidat | | | Pemilih | | | Media Massa | | | Lembaga Survei | | | Mahkamah Konstitusi |
| KPU | | | Bawaslu | | | Partai Politik | | | Pemantau | | | Kandidat | | | Pemilih | | | Media Massa | | | Lembaga Survei | | | Mahkamah Konstitusi |
Rabu, 13 Mei 2009
JAKARTA[KANALPEMILU.NET] -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus melakukan persiapan terkait pelaksanaan pendaftaran capres-cawapres yang akan berakhir pada 16 Mei 2009 mendatang. Pasalnya, meski sudah ada beberapa kandidat yang mendeklarasikan diri sebagai pasangan capres-cawapres namun hingga hari ini belum ada yang mendaftar ke KPU.
"Hari ini, KPU senantiasa melakukan rapat koordinasi terkait dengan persiapan pendaftaran capres/cawapres, meskipun sejak dibuka pada 10 Mei lalu, belum ada tanda-tanda akan ada pasangan yang akan mendaftar," kata anggota KPU, Andi Nurpatti di Gedung KPU, Jakarta 13 Mei 2009.
Menurut dia, dari sejak awal pembukaan pendaftaran, KPU belum menerima informasi terkait pendaftaran capres/cawapres yang sedianya akan dilakukan oleh koalisi-koalisi besar. Karena itu, ia mengatakan bahwa KPU berencana mengantisipasi apabila pendaftaran tersebut memasuki masa injury time pada 16 Mei mendatang.
Tentu saja KPU akan mulai disibukkan untuk mengatur langkah-langkah strategis demi mengatur jalannya proses pendaftaran pasangan capres/cawapres.
"Bahkan, setiap pasangan calon mempunyai waktu sekitar 10 jam untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Tentunya kami akan kembali mengatur dan berkoordinasi lagi dengan pihak rumah sakit apabila semua bakal pasangan calon didaftarkan pada tanggal 16 atau hari terakhir," tambahnya.
Masalah verifikasi, tambah Andi, juga akan menjadi perhatian KPU mengingat berkas-berkas yang sudah dilaporkan oleh parpol yang mengusung pasangan capres/cawapres akan dikembalikan jika masih tidak lengkap dan belum memenuhi syarat. "Karena apabila berkas mereka tidak lengkap atau tidak memenuhi syarat, KPU wajib menyampaikan kepada parpol atau gabungan parpol yang mengusulkan balon capres/cawapres untuk segera melakukan perbaikan dan melengkapi berkas," tandasnya. (Leli Qomarulaeli/Mawardi)