| KPU | | | Bawaslu | | | Partai Politik | | | Pemantau | | | Kandidat | | | Pemilih | | | Media Massa | | | Lembaga Survei | | | Mahkamah Konstitusi |
| KPU | | | Bawaslu | | | Partai Politik | | | Pemantau | | | Kandidat | | | Pemilih | | | Media Massa | | | Lembaga Survei | | | Mahkamah Konstitusi |
Rabu, 1 April 2009
JAKARTA [KANALPEMILU. NET] -- Terkait dengan permintaan PDI P yang dikemukakan lewar Wakil Sekretaris Bappilu PDI-P yang meminta agar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meminta maaf terkait dengan hasil temuannya yang mengatakan bahwa partai ini merupakan salah satu yang melakukan pelanggaran terkait laporan dana awal kampanye dan saldo awal, anggota Bawaslu Wahidah Syuaib mengatakan itu masalah itu sudah clear.
"Kami sudah bertemu dengan PDI-P untuk menyelesaikan masalah ini, sekarang sudah tidak ada lagi yang mesti diributkan,” kata Wahidah Syuaib ketika dihubungi lewat telepon
selulernya di Jakarta, Rabu 1 April 2009.
Wahidah menjelaskan bahwa hasil temuan Bawaslu tersebut tidaklah mengandung tendensi
politik apa pun. “Kita kan merilis semua partai yang melakukan pelanggaran. Kalau hanya PDI-P baru mereka boleh menuduh Bawaslu macam-macam,” tegasnya. Terkait dengan laporan bahwa PDI-P Karanganyar dan Samosir yang tidak menyerahkan laporan rekening khusus dana kampanye dan saldo awal, Wahidah mengatakan bahwa itu merupakan data awal yang dimiliki oleh Bawaslu. Tetapi Bawaslu sendiri langsung meralatnya setelah ada laporan dari Panwaslu Jawa Tengah yang melaporkan bahwa PDI-P Karanganyar sudah memberikan laporannya.
“Kita sudah meralatnya, setangah jam kemudian sejak kita me-release di media centre KPU,” tambahnya. Sementara itu untuk PDI-P Samosir, Wahidah mengatakan bahwa pengurus partainya sudah menyerahkan laporan rekening khusus dana kampanye dan saldo awal pada 11 Maret 2009, dua hari sesudah batas waktu yang ditentukan habis. “Walau pun telat menyerahkan, mereka kan punya inisiatif baik. Dan itu juga kita umumkan ke masyarakat,” tegas Wahidah Syuaib
Keterangan anggota Bawaslu ini bertentangan dengan keterangan Wakil Sekrteris Bappilu PDI-P, Arief Wibowo yang mengatakan bahwa PDI-P Samosir sudah menyerahkan rekening khusus dana kampanye dan saldo awal pada 7 Maret 2009. (Leli Qomarulaeli)