| KPU | | | Bawaslu | | | Partai Politik | | | Pemantau | | | Kandidat | | | Pemilih | | | Media Massa | | | Lembaga Survei | | | Mahkamah Konstitusi |
| KPU | | | Bawaslu | | | Partai Politik | | | Pemantau | | | Kandidat | | | Pemilih | | | Media Massa | | | Lembaga Survei | | | Mahkamah Konstitusi |
Senin, 23 Maret 2009
JAKARTA [KANALPEMILU.NET] -- Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) meminta agar KPU segera melibatkan pemerintah, peserta pemilu, dan lembaga swadaya masyarakat untuk membantu proses ketersediaan logistik pemilu di daerah. Anggota Bawaslu, Agustiani Tio mengatakan, di sisa waktu jelang pemilu 2009, masih banyak logistik pemilu yang bermasalah. Untuk menyelesaikan masalah ini, KPU pasti akan kewalahan. Kata Agustiani Tio, KPU perlu merumuskan poin apa saja yang bisa dibantu oleh pemerintah, peserta pemilu, dan LSM agar pemungutan suara bisa dilakukan 9 April mendatang.
Agustiani Tio juga menambahkan, hingga saat ini KPU belum mengganti surat suara yang rusak di pelbagai daerah. Namun, di sisi lain, KPU optimis segala logistik untuk kebutuhan pemilu akan selesai dua minggu sebelum pemungutan suara dilaksanakan. [KBR68h]