| KPU | | | Bawaslu | | | Partai Politik | | | Pemantau | | | Kandidat | | | Pemilih | | | Media Massa | | | Lembaga Survei | | | Mahkamah Konstitusi |
| KPU | | | Bawaslu | | | Partai Politik | | | Pemantau | | | Kandidat | | | Pemilih | | | Media Massa | | | Lembaga Survei | | | Mahkamah Konstitusi |
Senin, 16 Maret 2009
JAKARTA [KANALPEMILU.NET] - Mulai hari ini partai-partai politik mulai berkampanye secara terbuka. Dalam sehari di tiap provinsi akan ada empat hingga enam partai yang berkampanye. Panitia Pengawas Pemilu Jakarta memperkirakan perubahan jadual kampanye yang diumumkan KPU akan meningkatkan jumlah pelanggaran pemilu. Ketua Pengawas Pemilu Jakarta, Ramdansyah menyatakan perubahan jadwal yang mendadak itu membingungkan peserta pemilu. Bahkan banyak calon legislator yang masih berpatokan pada jadwal lama. Hal ini akan memunculkan bentrokan dan konflik di lapangan.
Hanya tiga hari sebelum kampanye terbuka dimulai pagi ini, KPU mengubah jadwal kampanye. Keputusan itu mengakibatkan kekacauan persiapan kampanye partai. Anggota Komisi Pemilihan Umum KPU Endang Sulastri mengatakan, perubahan jadwal kampanye Pemilu legislatif bagi partai politik justru untuk menghindari terjadinya kerusuhan antara pendukung Partai politik di berbagai daerah. Selain itu, untuk menghindari dominasi kampanye partai politik tertentu di suatu daerah. [KBR68h]