| KPU | | | Bawaslu | | | Partai Politik | | | Pemantau | | | Kandidat | | | Pemilih | | | Media Massa | | | Lembaga Survei | | | Mahkamah Konstitusi |
| KPU | | | Bawaslu | | | Partai Politik | | | Pemantau | | | Kandidat | | | Pemilih | | | Media Massa | | | Lembaga Survei | | | Mahkamah Konstitusi |
Rabu, 11 Februari 2009
JAKARTA [KANALPEMILU.NET] -- Anggota KPU, Endang Sulastri meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) proaktif dalam mengawasi pencetakan surat suara. Hal ini terkait dengan temuan Bawaslu mengenai salah satu perusahaan percetakan surat suara yang dimiliki calon anggota legislatif (caleg) dari Jakarta Timur. Meski demikian Endang mengaku belum menerima laporan resmi dari Bawaslu mengenai hal ini. Menurut Endang, pada saat menentukan pemenang pencetak surat suara, KPU sudah melakukan verifikasi faktual. Endang menambahkan, untuk mengatasi hal ini KPU akan memperketat pengawasan pencetakan surat suara.
"Sebelum ada pemenang tender sudah ada verifikasi faktual ke seluruh percetakan peserta tender. Kami akan lihat hasil laporan dari tim verifikator," jelas Endang.
Bawaslu akan melihat apakah verifikasinya profesional atau tidak.
Sebelumnya Bawaslu menemukan fakta salah satu perusahaan pencetak surat suara, dimiliki oleh caleg DPR RI. Informasi ini disampaikan Bawaslu dalam rapat dengan Komisi Pemerintahan DPR RI (KBR68h).